Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Tips Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Tips Ringan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 November 2009

First Aids for Shama (Murai Batu)

Dalam melakukan perawatan terhadap Murai Batu, sering kali kita menghadapi berbagai masalah yang bersifat umum maupun yang khusus atas Murai Batu (MB) kesayangan kita.
Kali ini saya coba untuk sharing pengalaman, khususnya yang terkait dengan first aids atas MB-MB yang sedang dalam masalah.

1. MB yang tiba-tiba bersuara serak.
Penyebab Umum :

- Penjemuran secara berlebihan.
- Mengkonsumsi makanan yang dapat merusak atau melukai bagian kerongkongan.
- Perubahan cuaca yang sifatnya ekstrim.
Solusi :
- Hindari penjemuran secara berlebihan.
- Jika terjadi perubahan cuaca secara ekstrim, MB sebaiknya berada dalam kondisi full krodong.
- Berikan larutan penyegar sebagai pengganti minuman harian, dengan masa konsumsi tidak lebih dari 3 hari. (setiap hari larutan penyegar diganti dari mangkok minuman MB).
- Hindari pemberian jangkrik secara utuh. (sebaiknya bagian kaki dan kepalanya dimutilasi terlebih dahulu).
- Berikan cacing sebagai EF selama dalam proses rehabilitasi.
- Kondisikan kandang secara bersih dan MB sebaiknya dalam keadaan full krodong.

2. MB yang mengangkat kaki sebelah.
Penyebab Umum:

- Ada kejang atau otot yang tertarik pada bagian kaki yang diangkat.
- Ada luka yang biasanya terjadi pada bagian kuku.
- Ada luka pada bagian telapak kaki.
Solusi :
- Jika hanya kejang, MB dapat menyembuhkannya secara alami. Kaki yang diangkat dan disembunyikan di bawah dada adalah bagian dai upaya proses penyembuhan alami yang dilakukan oleh MB.
- Jika proses ini berjalan lama, sebaiknya tangkap MB tersebut dan berikan minyak tawon pada bagian yang diangkat.
- Apabila ada luka terbuka dan mengeluarkan darah, bersihkan bagian luka dan berikan betadine sebagai obat untuk menghindari infeksi.
- Kondisikan MB full krodong pada tempat yang tenang selama proses penyembuhan.

3. MB yang kehilangan nafsu makan dan kotorannya berlendir.
Penyebab Umum :

- MB mengalami keracunan, baik yang bersumber dari makanan maupun minuman.
- MB dalam keadaan stress berat.
- MB tidak mendapatkan makanan maupun minuman dalam waktu yang panjang.
Solusi :
- Jagalah kebersihan kandang, makanan dan minuman. Lakukan pembersihan atas kandang, mangkuk makanan maupun minuman, dan berikan makanan dan minuman segar setiap hari.
- Jika MB mengalami stress berat, misalnya sehabis ditrek dan terlihat takut, atau sehabis mengalami tekanan tertentu, misalnya kandang terjatuh atau diganggu oleh kucing, kondisikan MB full krodong di tempat yang tenang dan berikan pencahayaan yang cukup.
- Hindari meninggalkan MB dalam jangka waktu yang lama tanpa pemberian makanan dan minuman yang cukup.
- Berikan obat penghilang stress dan penambah nafsu makan sebagai fisrt aids untuk kasus ini.
- Berikan full EF sampai MB kembali dalam keadaan normal, dan kondisinya harus selalu dipantau.

Jumat, 25 September 2009

Tips Ringan Mengatasi MB yang Mencabuti Bulu.



Mungkin kita pernah menjumpai atau bahkan mengalami sendiri, MB peliharaan yang suka mencabuti bulu.
Kasus seperti ini pernah juga saya alami.
Proses pencabutan bulu ini sering disebabkan oleh adanya jamur atau bakteri yang bersarang pada bagian bulu, khususnya di sekitar dada bagian bawah.

Pada kesempatan ini, saya mau sedikit sharing pengalaman dalam mengatasi permasalahan ini.
Pengalaman ini saya dapatkan dari hasil diskusi dan sharing dengan rekan-rekan sesama hobbies yang pernah mengalami kasus atau permasalahan ini.

Penyebab utama dari permasalahan pencabutan bulu pada MB adalah faktor kebersihan kandang dan juga udara yang lembab.

Kandang yang kurang bersih adalah media yang sangat baik bagi proses pertumbuhan dan perkembangbiakan jamur/bakteri yang bisa menyebabkan MB mencabuti bulunya.

Udara lembab (seperti kasus yang saya alami), juga merupakan faktor pemicu yang bisa menimbulkan jamur/bakteri bisa dengan mudah berkembang biak di dalam sangkar.

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah :
1. Jagalah kebersihan sangkar dan tempat pakan atau minum.
2. Rajinlah untuk menjemur MB dan juga sangkarnya di pagi hari, sebab sinar ultra violet di pagi hari diyakini bisa membunuh kuman, jamur dan bakteri yang ada pada tubuh MB dan juga yang ada pada sangkar.
3. Jika jamur telah menyerang MB anda, jangan dimandikan dulu selama beberapa hari (4-6 hari).
4. Pada masa itu, tangkap MB dan oles/gosokan secara perlahan kunyit yang sudah dikupas kulitnya pada bagian tubuh MB yang bulunya sudah dicabuti.
5. Lakukan hal ini selama 4-6 hari hingga gejala pencabutan bulu tidak lagi terlihat.
6. Jika berhasil, maka proses perawatan bisa dilakukan seperti sedia kala.
7. Hindari penggunaan keramba mandi secara bersama, sebab jamur/bakteri ini bisa menular melalui media air.

Semoga bermanfaat.

Selasa, 10 Februari 2009

Kumpulan Tips Ringan



Sudah lama saya tidak memulis artikel dalam blog ini, sehingga blog ini terkesan sepi.
Pada kesempatan kali ini, saya akan coba sharing beberapa tips ringan yang mungkin bermanfaat buat para MB mania.
Beberapa tips ringan seputar MB ini antara lain adalah :

1. Tips membawa MB dalam perjalanan jauh tanpa sangkar.
Jika pada suatu saat anda akan membawa MB dalam perjalanan jauh tanpa menggunakan sangkar, sebaiknya diperhatikan tips di bawah ini.
a. Gunakan media kardus sebagai pengganti sangkar, dan usahakan kardus tersebut memiliki sirkulasi udara yang cukup. Gunakan kardus yang tidak terlalu tinggi, sehingga MB dapat duduk dengan nyaman dalam kardus tersebut.
MB bisa bertahan dalam 24 jam di dalam kardus dengan sirkulasi udara yang cukup.
b. Ikatlah ekor MB dengan tali rafia yang sudah disobek dengan ukuran kecil (seukuran benang wol). Ikat pada dua bagian, yaitu dekat pangkal ekor dan bagian tengah ekor.
Hal ini bertujuan agar ekor MB tidak mudah patah dan rusak selama dalam perjalanan.
Sebelum ekor diikat, sebaiknya ekor MB dibasuh terlebih dahulu dengan air.
c. Berikan EF berupa jangkrik dalam jumlah 2-3 kali dari ukuran normal EF harian sebelum si MB dimasukkan ke dalam kardus. Jika MB anda terbiasa diberikan EF jangkrik sebanyak 5 ekor di pagi hari, maka berikan 10-15 ekor jika ingin dibawa dalam perjalan jauh. Jika si MB tidak habis mengkonsumsi EF tersebut, EF sisa sebaiknya dimasukkan ke dalam kardus bersama si MB.
d. Hindari kardus penyimpanan MB terkena sinar matahari secara langsung.
e. Jika sudah sampai tujuan, tangkap MB dan basuh dengan air pada bagian ekornya dan tarik tali pengikatnya ke bawah secara perlahan.
f. Berikan kesempatan buat MB untuk mandi setelah tali pengikat ekornya dilepas.

2. Tips menentukan voer yang baik dan cocok buat MB.
Sering kali kita memaksakan jenis voer tertentu untuk MB peliharaan kita. Perlu diketahui, belum tentu voer yang baik dan bagus menurut pilihan kita, cocok buat MB kesayangan.
Gunakan tips ringan di bawah ini untuk menetukan pilihan voer yang baik dan cocok buat MB.
a. Berikan beberapa jenis voer sekaligus dalam beberapa mangkok makanan yang berbeda.
Dengan cara ini, kita bisa melihat bahwa voer yang lebih dulu habis adalah voer yang cocok dan digemari oleh si MB.
b. Waspadai jika MB anda mulai mengacak-acak voernya, sebab bisa jadi voer yang anda berikan adalah voer yang asing baginya, atau bisa jadi voer tersebut adalah voer tiruan atau palsu. MB memiliki tingkat kepekaan (sensitifitas) yang tinggi terhadap voer.
c. Jika anda memaksakan voer bersupplemen tinggi (bisa dilihat dikemasan voer) hindari pemberian EF yang berlebihan, sebab akan membuat MB menjadi mudah gemuk dan lamban.
Demikian juga sebaliknya, jika voernya bersupplemen rendah, maka pemberian EF bisa sedikit ditingkatkan.
d. Hindari merubah jenis voer disaat MB sedang dalam kondisi dorong ekor. Hal ini bisa menyebabkan gangguan metabolisme dan dapat memicu MB untuk kembali mabung dalam selang waktu yang relatif pendek.

3. Tips memilih EF kroto yang baik.
Kroto adalah salah satu EF yang umum diberikan buat MB, walaupun dialamnya MB tidak pernah mengkonsumsi kroto.
Berikut ini adalah tips yang bisa anda gunakan untuk menentukan kriteria kroto yang relatif masih bagus untuk dikonsumsi buat MB.
a. Hindari membeli kroto yang sudah berwarna tidak cerah, dan terlihat sudah tidak segar. Biasanya kroto seperti ini beraroma tidak enak jika dicium.
b. Hindari kroto yang terlihat bersih dan tidak ada kotorannya, sebab kroto seperti ini cenderung sudah diberikan zat pengawet yang bisa berbahaya buat MB.
Kroto yang masih dihinggapi oleh semut dan beberapa ranting atau sobekan daun kecil, jauh lebih bagus dibandingkan dengan kroto yang bersih.
c. Biasakan untuk membeli kroto secukupnya, sebab jika berlebihan selain tidak bagus buat MB, maka kroto sisa juga relatif cepat menjadi basi jika tidak ditangani dengan baik dan benar.
d. Jangan menggunakan tangan secara langsung untuk memisahkan atau memindahkan kroto ke temapat pakan kroto. Tangan yang kotor bisa dengan mudah mengkontaminasi kroto. Sebaiknya gunakan sendok yang bersih.

4. Tangkringan buat MB Berekor Panjang.
Buat MB mania yang memiliki MB berekor panjang, sebaiknya hindari pengunaan 2 tangkringan secara bersilangan.
Menurut pengalaman, 2 tangkringan buat MB berekor panjang sangat mengganggu buat si MB. Tangkringan yang terbawah akan mengganggu si MB pada saat ekornya dijatuhkan ke bawah. Selain bisa menyebabkan ekor mudah pecah, hal ini juga bisa menyebabkan ujung ekor mudah kotor dan lembab terkena kotoran si MB sendiri.
Sedangkan tangkringan atas akan mengganggu si MB pada saat marah atau mencambuk ekornya, sebab MB lebih terbiasa pada tangkringan atas, terutama jika melihat musuh.
Hal ini juga akan menyebabkan si MB merasa tidak nyaman berada pada tangkringan atas.
Solusinya, buat MB berekor panjang, sebaiknya cukup menggunakan 1 tangkringan.

5. Tips mengurangi tingkat stress pada MB.
MB adalah jenis burung yang dapat mengalami stress. Tingkat stress pada MB juga dapat bervariasi sesuai dengan usia rawatan dari si MB.
MB bahan yang masih baru adalah MB yang memiliki tingkat stress yang paling tinggi.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan MB mengalami stress, dan jika tidak ditangani dengan baik, bukan tidak mungkin bisa berakibat fatal buat si MB.
Faktor-faktor umum yang dapat menyebabkan MB stress adalah :
a. Ditangkap dengan tangan. Sebaiknya hindari proses ini, baik buat MB bahan maupun MB yang sudah jadi.
b. Kandang terjatuh. MB akan sangat stress jika mengalami hal seperti ini, karena shock dengan kejadian tersebut.
c. Tertekan dengan suara MB lain yang lebih gacor, atau suara burung lain yang terkesan menekan si MB.
d. Terganggu oleh predator, misalnya kucing atau tikus.
e. Baru saja mengalami perjalanan jauh, dll.

Untuk mengurangi tingkat stress pada MB yang mengalami kejadian seperti di atas, ikutilah tips ringan berikut ini :
1. Mandikan si MB sesegera mungkin, sebab air diyakini bisa mengurangi tingkat stress dan kegelisahan buat MB.
Usahakan agar si MB terlihat basah kuyup, sebab dengan demikian diharapkan si MB akan menjadi lebih tenang dan tidak menjadi giras.
2. Tempatkan atau gantang si MB pada lokasi yang tenang dan nyaman. Ini bertujuan untuk memulihkan kondisi si MB pada keadaan sebelumnya.
3. Berikan EF secukupnya.

6. Tips penjemuran buat MB ring.
Sekarang ini sudah semakin banyak MB yang dihasilkan dari proses penangkaran. Salah satu ciri khas dari MB tersebut adalah penggunaan ring pada pergelangan kakinya, walaupun MB ring tidak indentik dengan MB tangkaran.

Ada sedikit permasalahan buat MB ring pada saat mengalami proses penjemuran. Bahan ring yang terbuat dari logam, memiliki sifat penghantar panas yang baik, sehingga jika tidak disiasati dengan baik, maka ring ini bisa mencederai si MB.

Salah satu tips yang penting untuk diperhatikan, hindari penjemuran dengan jangka waktu yang lama buat MB ring, sebab panas yang terserap oleh ring bisa membuat pembuluh darah pada kaki MB pecah dan dapat mengakibatkan kelumpuhan buat MB.

Selain itu, hindari juga penjemuran pada saat matahari sedang dalam kondisi terik menyengat, dan sebaiknya penjemuran dilakukan pada pagi hari saja.

7. Tips mandi menjelang lomba.
Mandi adalah salah satu kebutuhan buat murai batu.
Buat MB yang akan diturunkan dalam lomba, harap diperhatikan tips berikut ini.

- Untuk MB yang cenderung galak dan fighter, sebaiknya MB ini dimandikan menjelang lomba, khususnya di pagi hari.
Hal ini dilakukan agar sifat galak dan fighternya teredam oleh efek dari mandi yang cenderung menenangkan MB. Jadi diharapkan pada saat lomba, si MB akan bisa bekerja secara optimal.
-Untuk MB yang cenderung tenang dan lambat panas, sebaiknya MB ini tidak dimandikan sejak H-1 menjelang lomba.
Hal ini bertujuan agar MB menjadi sedikit panas dan diharapkan pada saat lomba keluar sifat fighternya dan bisa cepat panas dan bisa optimal.