Senin, 10 November 2014

Sekilas Info

Sebelumnya saya minta ma'af kepada rekan-rekan hobbies MB jika ada komentar atau pertanyaan pada blog ini yang belum sempat saya respon. Karena alasan teknis dan waktu, saya berharap kepada rekan-rekan hobbies MB untuk mau sharing atau bertanya tentang permasalahan MB pada grup Murai Batu yang kebetulan juga bersama rekan-rekan lain kami kelola. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Rabu, 06 Agustus 2014

Murai Batu Aceh Besar

Sabtu, 07 Desember 2013

Murai Batu Sabang

Burung Murai Batu di atas berasal dari Sabang, pulau paling barat dari wilayah Aceh dan juga Indonesia. MB dari wilayah Sabang cenderung memiliki ekor panjang. Selain itu,ekor putihnya relatif hanya berbentuk noktah atau sering diistilahkan dengan sebutan balak.

Minggu, 14 April 2013

MB Aceh Ekor Pendek

Jumat, 01 Maret 2013

Fenomena MB Ekor Hitam.

MB ekor hitam adalah salah satu spesies Murai Batu yang cenderung hanya dijumpai pada wilayah-wilayah tertentu saja, misalnya Nias, Simeulue, dan Kepulauan Mentawai. Secara fisik, MB ini relatif lebih kecil dibandingkan saudaranya yang memiliki ekor putih. Walaupun ada yang bisa moncer di lomba, tapi sebagian besar MB-MB ekor hitam terkesan inferior dibandingkan MB berekor putih. Data statistik, baik di lomba maupun di latberan, jelas terlihat MB-MB ekor putih jauh lebih mendominasi. Demikian juga dengan harga jualnya, MB ekor hitam relatif lebih murah. Dari aspek ekonomi, ada kecenderungan bahwa harga berbanding lurus dengan kualitas dan tingkat kepuasan yang didapatkan oleh konsumen. Terlepas dari pemaparan di atas, saat ini sedang terjadi kenaikan permintaan terhadapa MB-MB ekor hitam. Pada saat kebutuhan pasar terhadap MB ekor putih belum bisa dipenuhi, baik dari hasil tangkapan hutan yang cenderung semakin berkurang maupun pasokan dari breeder MB yang juga relatif masih kecil, maka MB-MB ekor hitam bisa dikatakan sebagai sebuah alternatif bagi sebagian hobbies MB. Selain unggul dari sisi harga, MB-MB ekor hitam juga cenderung mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya. Mudah untuk diajar ngevoer dan lebih cepat mau berkicau. Permasalahan baru muncul pada saat MB-MB ekor hitam coba untuk dilombakan. Sebagian besar MB-MB ini terlihat keteteran jika dihadapkan dengan MB-MB berekor putih. Kemudian, muncul sebuah pertanyaan. Apakah ada korelasi yang nyata antara warna ekor dengan tingkat keberhasilan seekor MB di lapangan...???? Baik dari sisi mental maupun kicauan. Ingat, kita coba bahas variabel warna ekor saja, walaupun sebenarnya ada banyak variabel yang bisa mempengaruhi tingkat keberhasilan MB di lapangan. Fakta juga sudah menunjukkan bahwa ada MB-MB ekor hitam yang bisa moncer, tapi mengapa tingkat keberhasilannya relatif rendah dibandingkan MB-MB berekor putih. Selain itu, kenapa harga pasar dari MB-MB ekor hitam juga relatif lebih murah. Apakah ini sesuai dengan tingkat kepuasan yang diberikan oleh MB ekor hitam...?? Saya pribadi juga memiliki 1 MB ekor hitam asal Simeulue buat hiburan di rumah.