Jumat, 02 Desember 2011

Permasalahan Umum Penangkaran MB


Artikel ini saya sajikan sekedar untuk sharing buat rekan-rekan hobies yang sedang menangkarkan Murai Batu. Dari berbagai sumber dan referensi, saya coba menyimpulkan bahwa ternyata banyak sekali permasalahan yang sifatnya umum dalam penangkaran MB.
Di bawah ini adalah permasalahan yang dimaksud.

1. Perubahan suhu udara.
Ada kecenderungan, salah satu atau kedua indukan MB yang akan ditangkar adalah MB rawatan yang awalnya rutin ditempatkan di dalam ruangan dan kemudian dipindahkan ke kandang ternak untuk ditangkar yang umumnya ada di luar ruangan (tempat terbuka).
Perbedaan suhu udara di siang dan malam hari antara di luar ruangan dan di dalam ruangan sangat substansial. Perubahan suhu ini bisa memicu MB untuk memasuki masa mabung. Proses mabung ini cenderung tidak normal dan sering diistilahkan sebagai mabung palsu atau nyulam, sebab si MB hanya mengalami sebagian kecil saja kerontokan bulunya. Kejadian ini bisa menggangu siklus hormonal tahunan yang umumnya terdapat pada MB.
Secara tidak langsung, hal ini juga akan mengganggu proses penangkaran dan solusi yang terbaik adalah membuat indukan MB untuk bisa beradaptasi terlebih dahulu dengan suhu luar ruangan baik di siang maupun malam hari untuk beberapa waktu sebelum dilakukan proses penangkaran.

2. Ketersediaan Pakan.
Pakan, khususnya Extra Fooding (Live Food) seperti jangkrik, cacing dan kroto yang diberikan secara terbatas, cenderung akan berpengaruh buruk terhadap proses perkembangbiakan MB. Secara naluriah, MB hanya akan berkembang biak dan membesarkan anakanya jika kondisi ketersediaan pakan mencukupi.
Solusi untuk permasalahan ini, berilah EF secara melimpah selama proses penangkaran dilakukan.

3. Indukan Jantan yang terlalu Dominan
Indukan jantan yang terlalu dominan (penguasa) memiliki resiko tinggi untuk membunuh pasangan betinanya. Pejantan tangguh seperti ini biasanya adalah pejantan responsif, dan bermental tempur tinggi. Waspadai proses penjodohan jika anda memiliki penjantan tangguh, jangan sampai si betina menjadi korban pembantaiannya.

4. Pernikahan Dini.
Penjodohan yang baik adalah jika si Jantan dan betina sudah dianggap siap untuk kawin. Salah satu ciri bahwa penjodohan sudah siap adalah jika si betina mau berkicau jika didekatkan si jantan dan demikian juga sebaliknya, si jantan akan berkicau dengan suara lirih (merayu) jika didekatkan dengan betina.
Jika terlalu cepat dijodohkan, bisa saja mereka mau membuat sarang, tapi tidak akan segera bertelur.

5. Kehadiran MB atau Pasangan Lain.
Sebagian besar MB akan merasa terganggu dengan kehadiran MB lain, sebab MB memiliki karakter teritorial sebagaimana sifat alamiahnya. Jika sifat alamiah ini masih kental melekat pada si MB, jantan dan betinanya akan menghentikan proses reproduksi, termasuk membuang atau memakan sendiri telur dan bahkan membunuh anakannya, jika merasa terganggu dengan kehadiran atau kicauan MB lain. Solusi terbaik untuk pasangan MB seperti ini adalah menangkarkannya secara solitaire.

6. Penempatan Kandang.
Kandang penangkaran yang baik adalah kandang yang bisa terkena paparan sinar matahari secara langsung. Tapi, perlu juga diwaspadai, jangan sampai berlebihan. Berilah sedikit tempat peneduh agar si MB bisa terlindungi dari sengatan sinar matahari di siang hari. Suhu yang terlalu tinggi juga bisa menghambat proses reproduksi pada MB.

7. Suasana Kandang.
Sebagian besar pasangan MB membutuhkan ketenangan selama proses reproduksi. Seringnya orang berlalu lalang, binatang predator (Tom and Jerry) terlihat dengan jelas oleh indukan, suasana bising (suara orang teriak, suara dapur, dll) dan terlalu sering melakukan pengintaian (memeriksa jumlah telur dan memeriksa jumlah anak yang menetas) akan membuat MB menjadi mudah stress dan mengganggu proses reproduksi.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi calon breeder MB.

36 komentar:

  1. om herry kalau yang ada/banyak tersedia cuma cacing dan jangkrik apa masih mungkin murai untuk diternak...

    BalasHapus
  2. Mungkin saja. Tapi akan lebih bagus jika jenisnya variatif, sebab 1 atau 2 jenis pakan saja cenderung tidak akan mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral alami yang dibutuhkan indukan maupun anakan. Solusinya, anda harus memanfaatkan vitamin dan mineral dari suplemen yang dijual dipasaran.

    BalasHapus
  3. om herry kebetulan di rumah lg belajar ternak mb dan kebetulan da 1 bulan di sangkar ternak td pagi say liat ternyata si betina lg mabung soalnya banyak bulu sayap yg jatuh, trus bagaimana penangannya apa perlu dipisah atau dibiarkan di dalam kandang?
    trus apa nantinya setelah selesai mabung/dipisahkan perlu lg proses penjodohan?
    kalau si jantan saya ambil untuk ngamen di latberan dan nantinya juga akan melalui proses penjodohan juga tidak?
    maaf terlalu banyak tanya.

    BalasHapus
  4. Pisahkan saja jantannya dan biarkan si betina di kandang ternak hingga selesai mabung.

    BalasHapus
  5. Posting yang bagus sekali bung!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Om, hanya saja belum final nich artikelnya.

      Hapus
    2. Om Herry, maaf nih sebelumnya saya Beonk http://www.kurketuk.web.id dr bogor, mu numpang tampang, boleh yaa OM,saya lagi belajar bikin blog Om tapi saya blum bisa bikin artikel sendiri. terimakasih banyak Om.

      Hapus
    3. Banyak membaca adalah kunci utama untuk bisa menulis.

      Hapus
    4. terima aksih om atas nasehatnya

      Hapus
  6. SALUDO ME PÁRESE UNA AVE EXTRAORDINARIAMENTE, SU CANTO ES ESPECIAL, SIGA LUCHANDO PARA LOGRA CRIAR EN CAUTIVERIO, TODA ESPECIE TIENE VARIOS CICLOS BIOLÓGICOS EN EL AÑO Y EN ENTRE ELLOS LA DE REPRODUCIR, LA IDEA ES CAPTAR OBSERVAR PARA DETERMINAS EN QUE MOMENTO ELLOS ESTÁN CELOS, ESO NO SE PUEDE EVITAR EN LOS SERES VIVOS.

    BalasHapus
  7. slmn knal om herry,ap kbar om?...
    sy mau tnya om maasalah MB sy,MB sy klo bunyi tidak membuka mulut nya,suara nya kecil tapi lama klo bunyi,trus klo tngah malam gt suara nya bsar tapi klo bunyi cm sbentar,apakah MB sy dlm proses bljar bunyi atau ad mslah lain pada MB sy.mohon pencerahan nya om herry karna sy baru belajar pelihara MB.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali.
      MBnya sedang dalam proses adaptasi dan sudah memperlihatkan gejala yang positif.
      Tahap awalnya memang MB cenderung hanya ngeriwik (mulut tidak terbuka, suaranya halus dan hanya ekor yang terlihat sedikit bergoyang).
      Intensitas ngeriwik ini akan lebih tinggi jika MB sering mendengar suara air mengalir atau suara di dapur jika sedang ada orang menggoreng.
      Coba mandi dan jemurnya dilakukan secara teratur dan EFnya diberikan teratur.
      Jangan lupa baca artikel tentang tahapan dalam merawat MB yang ada dalam blog ini.

      Hapus
  8. assalamualaikum w.b om herry.
    maaf ne saya mau tnya om.saya baru beli MB ekor nya 14 cm trus ekor putih yang warna nya separuh hitam,yang saya mau tanyakan MB saya tu apa MB dari kalimantan atau lampung,ssebab mb yang saya beli kata yang jual dari ujung batu.mohon konfirmasi nya om.
    assalamualaikukm w.b

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum salam.
      Jika harga MBnya > 1.000K = MBnya cenderung dari Sumatera.
      Jika harga MBnya < 1.000K = Mbnya cenderung dari Kalimantan.

      Hapus
  9. om apakah betina umur 8bln da bisa di jodohkan dan dikawinkan untuk menuju proses bertelur?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebanyakan MB betina hasil tangkaran, usia 8 bulan sudah dianggap cukup untuk dijodohkan. Tapi betina hasil tangkapan hutan, usia 8 bulan masih relatif muda sekali bahkan masih ada bintik trotolannya.
      Usia yang belum matang secara sexual, juga beresiko jika dipaksakan untuk dibreeding.

      Hapus
    2. betina saya sudah umur 8bln hasil ternakan apakah setelah jodoh bisa untuk kawin dan bertelor atau nunggu mabung pertama baru bisa kawin dan bertelor.

      satu lagi om, untuk mengetahui berapa lama waktunya sehari atau minimal 3jam jantan dan betina disatukan bisa dikatakan jodoh. misal setelah disatukan keduanya tidak berantem tetapi 2 / 1 jam kemudian berantem atau emang kalau tidak jodoh itu sewaktu disatukan keduanya langsung menyerang atau menunggu beberapa saat baru berantem (maaf pemula)

      Hapus
    3. Dalam beberapa jam, MB yang sudah jodoh akan bisa terlihat. Cirinya, MB betina akan lebih dominan dibandingkan jantan. Betina akan terkesan mengejar si Jantan dan si jantan akan lebih mengalah. Jika terjadi hal sebaliknya, sebaiknya langsung dipisah, sebab beresiko si jantan akan membunuh betina.

      Hapus
    4. sipp.., ho'oh

      Hapus
  10. thanks om..

    infonya bermanfaat nih...lagi coba ngawinin nias (jantan) sama medan (betina)....apa perlu dipisahkan indukan jantan kalo anaknya sudah menetas...atau secara alami baik jantan maupun betina mau merawat anak-anaknya...

    BalasHapus
  11. Ass.Wr. Wb. Om Heri, Gimana cara memindah jantan/Betina MB dari Kandang Penangkaran ke kandang Solitere. TK Bantuannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Om suka memancing, biasanya ada semacam serokan yang terbuat dari nilon untuk menangkap ikan hasil pancingan. Serokan ini bisa digunakan untuk menangkap MB dari kandang ternak. Yang paling praktis sich gunakan saja kandang jebakan.

      Hapus
  12. Om Herry,saya mau tanya kalau menangkarkan MB bersebelahan (bersekat triplek) dengan menangkar Kacer yg gacor terus, apa mengganggu produksi MB Om ? Posisi MB Jantan lagi mabung apa masih tetap produktif ? trima kasih atas pencerahanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya belum pernah menjumpai permasalahan seperti ini. MB dan Kacer cenderung kurang akur.
      MB jantan tetap akan produktif walaupun dalam kondisi mabung, tapi tidak untuk MB betina.

      Hapus
  13. Om sy jga pegen belajar ternak murai om,apakah murai yg pernah di di kawinkan
    Masih bsa di gunakan untuk kontes om,sepasang murai aceh yg untuk ternak berapa harganya om,bsa krm ke tanjung pinang ngak y om.makasih om

    BalasHapus
    Balasan
    1. MB yang pernah ditangkarkan masih bisa koq dibawa ke kontes, tentunya dengan perawatan ulang.
      Maaf, saya tidak memiliki sepasang MB yang siap ternak dan tidak bisa kirim ke Tanjung Pinang.

      Hapus
    2. Makasih bang herry atas pejelasan nya,,,,,klau msh boleh msh banyak pertanyaan yg akan sy tanyakan di lain waktu maksh bang herry.
      Maju terus kicau mania sukses slalu untuk smua pengemar burung

      Hapus
  14. om herry,saya coba menangkarkan murai batu saya.ketika didekatkan jantannya bunyi ngeriwik gayanya seperti mau teler (lain dari biasanya). dan betinanya sudah ngeper2kan sayap. kemudian saya gabung di kandang penjodohan. pada awalnya sang jantan mengejar betinnya namun akhirnya jantannya takut dengan sang betina? apa solusinya ya om?, apa tanda2 murai jantan yang siap birahi? terimakasih om! jaya terus om herry!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gaya dari si jantan itu namanya gaya merayu. Jika si jantan sudah mau mengalah kepada si betina, itu tandanya pasangan tersebut sudah jodoh.

      Hapus
  15. Om hery, saya dr jombang Jatim mau tanya, saya baru saja mulai belajar ternak murai batu, sudah bertelur dan mengeram, tetapi kenapa telurnya dibuang sama induknya dan didalam telurnya sdh ada anakanya? kemungkinan apa yg terjadi dalam ternakan saya om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak faktor yang bisa membuat indukan bertingkah seperti itu, diantaranya:
      - Indukan merasa tidak nyaman karena adanya manusia atau hewan predator (kucing atau tikus) yang berlalu lalang di dekat kandang ternak.
      - Ada suara MB lain yang cenderung membuatnya terganggu secara teritorial.

      Coba dicari sendiri faktor penyebabnya dan dari sana baru usahakan untuk mendapatkan solusi terbaik.

      Hapus
  16. ass..om HA.
    mhon sran om. pemula lg blajar breding..sy pnya betina ring gacor..yg mau sya jdoh kan dgan mb tgkpan hutan.. prmsalaha nya betina nya klo di tmpel pejantan jus tru betina nya yg ngeplai2 kya ngajak tarung trus galak ngebetmen gtu om..kl pjntanya kdang ska mainin ekor dn ngriwik2 gtu om. sya prhtin kadang btina jga ska cbutin ekor pth nya.. gmn ni om slusin nya.. msh bsa di jdoh kan apa gk om HA.. trimaksih bnyak sblum nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Proses awal penjodohan MB adalah dengan membuat pasangan beradaptasi terlebih dahulu untuk bisa saling kenal. Biarkan betina menguasai kandang penangkaran terlebih dahulu dan gantang pejantan dengan kandang solitaire didalamnya.
      MB baru bisa dikatakan jodoh apabila keduanya terlihat akur dan betinanya lebih dominan atau lebih menguasai pejantan. Jangan sampai terjadi yang sebaliknya, sebab resikonya si betina bisa dihajar sampai mati oleh pejantan.

      Hapus
  17. Salam kenal Om Herry,
    Saya mencoba breeding sepasang MB dan sudah jodoh, skrg ini sudah dikandang penangkaran dan membuat sarang, tapi udah satu bulan sarangnya siap MB betina tidak kunjung bertelur...mohon pencerahannya Om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesekali anda berkunjung ke breeder yang sudah berhasil. Di sana anda akan mendapatkan banyak ilmu dan sharing pengalaman. Banyak hal-hal kecil yang kadang terabaikan, ternyata menjadi faktor penting dalam keberhasilan breeding.

      Hapus

Silahkan memberikan komentar atas topik ini.